Selamat datang dalam duniaku yang sempit ini. selamat menikmati apa yang telah aku tulis, tapi ada yang harus selalu kamu ingat bahwa tidak semua yang aku tulis adalah aku dan tidak semua yang aku bicarakan adalah kamu..

dekatlah pada-Nya , baru dekat denganku

Mei 01, 2011



Wahai gadis ..

Kau mungkin agak lelah dalam penantian , tapi yakinlah bahwa aku kan datang menjemputmu . Bukan bak pangeran berkuda putih yang gagah atau pun bak pujangga yang melamrmu dengan sejuta puisi . Ku akan menjemputmu dengan sebuah kesederhanaan untuk membawamu membangun cinta dalam naungan-Nya .

Wahai gadis ..

Kau lah tulang rusukku yang hilang , maka bersabarlah sampai ku datang menyempurnakan dien kita . Kau lah bidadariku kelak , maka jagalah izzah mu sampai ku datang dengan gagah pada ke dua orang tuamu . Bukan untuk mengajakmu menyenangkan syetan dalam maksiat .

Wahai gadis ..

Nantilah aku dengan penuh ketenangan . Tenangmu bukan berarti diam tanpa arti . Tenangmu bukan berarti hanya menunggu termenung . Namun tenangmu adalah doa dan tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala . Sabarlah dalam penantianmu . Ku tahu kau setegar Fatimah , secerdas Aisyah , namun kau tak seberani Khadijah yang berani melamar Rasulullah lebih dulu . Tapi aku yakin , dibalik ketidak beranianmu tersimpan sejuta arti untuk pangeranmu kelak .

Wahai gadis ..

Jagalah iffahmu sebelum ku jemput . Jagalah hijjabmu tuk senantiasa terperihara . Bukan untukku , tapi untuk dirimu sendiri . Tapi hati ini tak mampu menolak , kau begitu mempesona . saat kau halal untukku . kau di balut jilbab yang begitu indah .


Wahai gadis ..

Dekatkanlah dirimu kepada Allah sebelum kau mendekat padaku nanti . Dia lah yang lebih tau yang terbaik untukmu , Dia lah yang mampu mendekatkan hati kita , Dia lah yang mampu membolak-balikkan kita . Maka senantiasalah serahkan hatimu untuk-Nya .

Wahai gadis ..

Kau lah bidadariku . Maka percantiklah dirimu dalam penantian dengan memperbaiki dirimu , dengan memperbanyak ilmu . Karna ku yakin dan kau pun yakin , wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik .

Yakinlah yaa ukhti fillah .. Sang Sutradara kehidupan sedang memberikanmu jalan untuk menggapai Jannah-Nya . 

Jangan Tangisi apa yang Bukan Milikmu



Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa . Kecewa sekali . Sesuatu yang luput dari genggaman , keinginan yang tidak tercapai , kenyataan yang tidak sesuai harapan . Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria . Huft , sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa .

Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran . Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki mencari ilmu , mencari rejeki , kebahagian yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa .

Hidup ini ibarat belantara . Tempat kita mengejar berbagai keinginan . Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak , mempunyai keinginan . Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti , tidak setiap yang kita mau bisa tercapai .

Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi . Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses , harus bahagia atau harus-harus yang lain .

Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang . Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar . Padahal dimensi dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita . Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita .

Apa yang memang menjadi bagian dari kita di dunia , entah itu Rejeki , jabatan , kedudukan , pasti akan Allah sampaikan . Tetapi apa yang memang bukan milik kita , ia tidak akan kita bisa milik i, meski ia nyaris menghampiri kita , meski kita mati-matian mengusahakannya .

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap cinta . Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita , bukanya meminta yang terbaik tetapi benar-benar mendikte Allah: "Pokoknya harus dia Ya Allah .. harus dia , karena aku sangat mencintainya ."

Seakan kita jadi yang menentukan segalanya , kita meminta dengan paksa . Dan akhirnya kalaupun Allah memberikanya maka tak selalu itu yang terbaik . Bisa jadi Allah tak mengulurkanya dengan kelembutan , tapi melemparkanya dengan marah karena niat kita yang terkotori .

Maka dengarkan ini : Jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu .

Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu didunia ini harus benar-benar perlu bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat . Karena seorang "baik" tidak hidup untuk dunia tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak!

Maka sudahlah , jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu!

Say 'Hello' .. ^^

free counters

 

Find us on Facebook

Most Reading